Haii blogersss, wellcome back!! Yihaaaaπππ
Seperti judulnya, kali ini saya akan mengajak anda sekalian get lost di Maumere, salah satu kota kecil bagian timur di pulau flores.
Kenapa get lost? Kenapa gak jalan-jalan aja judulnya? Well, i tell ya, fellas, ketika kalian menginjakan kaki di maumere, kalian akan lupa segala hal. Yang ada di pikiran kalian saat turun dri pesawat nnti adalah "ohh shit, knpaa panas bangt sihh?" Atau
"yahh di sini gak ada mall yah?"
Atau "cinemax XXI di mana yah?"
"Di sini ada McD? KFC?"
"Gak ada indomaret? Atau alfamart? Atau CK? 7eleven?"
Dan saya akan menjawab begini :
Fellas, di maumere emang panas, tapi senyuman dan keberagaman budaya serta kerukunan antar umat beragama yg di usung masyarakat maumere justru dapat membuat jiwa kita adem, sejuk dari dalam sampai buat kalian lupa akan teriknya sang raja siang..
Lalu, yahh kalian tidak bisa mendapatkan cinemax xxi, tapi kalian akan di suguhkan film ttg kehidupan, di sepanjang jalan kota, gratis tanpa tiket, senyuman di mana-mana, tangis yg diam-diam di sembunyikan di persimpangan jalan, mereka akan mengajarkan kita bagaimana cara menikmati hidup tanpa harus berpaku pada handphone. Bagaimana caranya tersenyum tanpa menatap ke arah kamera. Dan terlepas dari itu, pemandangan alam yg benar-benar membuat kita serasa tersesat. Tersesat yang memabukkan. Tersesat yang terasa nyaman. Tersesat yang tak ingin kembali.


Di sinilah saya di buat takjub oleh du'a du'a di sanggar bliran sina [ du'a = panggilan utk wanita yg sdah memasuki usia senja. ] , kerja sama mereka dalam proses pembuatan kain tenun ikat bukan hanya sekedar profesi belaka, tetapi juga hidup mereka, budaya mereka, kearifan lokal masyarakat maumere. Jangan bilang cinta budaya deh kalau kain tenun ikat aja gak pernah di pakai. Lol. FYI, kain tenun ini di buat dari bahan-bahan alami, proses pewarnaan yg memanfaatkan bahan-bahan lokal seperti kulit kayu pohon nila sebagi warna biru, kunyit untuk warna kuning, daun pepaya untuk warna hijau, dan terakhir ada akar buah mengkudu sebagai pengganti warna coklat.
Salah satu gambar di atas ini juga menunjukan kegiatan menenun kain yang masih sangat tradisional menggunakan pemintal kayu. Kalau boleh disangkut pautkan dengan filosofi, mungkin ini namanya menghargai proses. Menikmati proses. Bukan asal jadi.
Bergerak dari arah maumere timur, kita akan pergi ke pantai yang di kenal dengan nama WATU CRUS, daerah bola ipir. Pantai yang terdapat salib besar di atas batu di tengah laut, sebagai simbol pelindung daerah setempat. Konon katanya di pantai ini merupakan salah satu napak tilas pentebaran agama khatolik oleh bangsa portugis pada abad ke-17, sebenarnya objek wisata rohani ini cukup sederhana, yaitu salib yang di tancapkan oleh pastor Dominicus dan pastor Fransiskus Xaverius yang berkebangsaan portugis.
Lepas dari bola ipir, mari kita tersesat ke coconut garden. Seperti namanya, resort ini memang menyuguhkan banyak sekali pohon kelapa yang menjulang tinggi, serta riak ombak yg menenangkan. Melepas penat di tempat ini memang terasa seperti hilang di surga (*halahhh penulis mulai lebaiπππ*), dan buat para pecinta senja, kalian tidak akan sia sia menghabiskan seja di tempat ini.
Can you imagine how relax you are in this sweet restaurant..πππ
Go get your bikini,, and bump the beach babehhhhππ
Or.. take some selfie with me??? ππ
So, karena udah ada unsur-unsur pantainya, mari kita kayak di pantai sambil makan sataiππ, ayok nyasar lagi di pantai yang namanya tanjung. Yihaaaaπππππ
*pantai tanjung*
Saya menyebutnya neptunus 1, atau entah orang lain menyebutnya apa. Entahlah.. di pantai ini serasa seperti berada di private beach. Tenang. Dan damai. Yahh walaupun sang raja siang akan memberikan efek gelap pada kulit kitaππ, tapi itu gak ada apa apanya sama kesenangan batin yang kita dapatkan di tempat ini. Pasirnya putih. Lautnya tenang. Bahkan ombaknya seperti tau kalau kita sedang mencari sunyi. Begitu tenang. Begitu nyaman. Arhhh.. si penulis pengen balik lagi ke tempat ini. Wkwkwkkw.. dan kalian yang suntuk dengan aktivitas sehari2, bolehlah sekedar memberi penghargaan buat diri sendiri. ..
*pantai Pangabatang*
Surga tersembunyi yang ada di maumere, pasir putihnya membentang luas seperti tak berujung,, dan berada di tempat ini berarti kamu benar benar tersesat. Tersesat oleh keindahan alamnya. Tersesat oleh taman lautnya. Saya sungguh tidak bisa mendeskripsikan bagaimana detail pantai ini. Karena berada di pantai ini, saya benar2 di mabukan oleh pemandangan yang di suguhkan. Benar-benar magis. ππππ
And the last thing i can say is, i am in love with this beach.ππ.
*pantai koka*
Pantai koka ini sering di katakan sebagai salah satu destinasi terbaik yang ada di maumere, pantai cantik milik orang maumere. Terletak di kecamatan paga, kabupaten sikka. Ahh.. semuanya benar-benar mempesona..
Jadi, kapan mau ke maumere? Tersesat bareng saya?ππ
Sebenarnya masih banyak pantai-pantai di maumere yang belum saya explore dan ingin sekali saya explore. Tapi berhubung saya harus menjalankan misi sebagai seorang mahasiswa di suatu perguruan tinggi di bali, jadi saya harus kembali ke bali sebelum tersesat lebih jauh oleh alam maumere. Tapi sebelum saya kembali ke bali, tempat terakhir yang buat saya tersesat lagi adalah
*gereja tua sikka*
Gereja peninggalan bangsa portugis ini merupakan salah satu situs bersejarah yang di sikka.
*bukit nilo*
Bukit nilo juga Sebagai salah satu wisata religius yang berada di bukit tertinggi yang ada di maumere.. dari puncak ini kita bisa melihat seluruh kota maumere.. patung bunda maria ini adalah Bunda Segala Bangsa yang menjadi pelindung bagi kota maumere.
Jadi blogerss, bagaimana menurut kalian? Tersesat di maumere mungkin jdi salah satu opsi untuk escape plan kalian dari keramaian ibu kota, bukan??..
Yuk tersesat barengπππ..
Sampai jumpa di maumereeee.. πππ
~See ya
~kee
Komentar
Posting Komentar